Mataram Jurnal
H. Maksum , Kadis Disperindag Lombok Barat
DaerahLombok BaratPemerintahan Daerah

Disperindag Lombok Barat Akan Revitalisasi Pasar Kediri, Proses Dimulai April 2025

Lombok Barat – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Barat segera melakukan revitalisasi Pasar Kediri guna meningkatkan kualitas fasilitas perdagangan. Proyek ini mencakup renovasi 22 bangunan toko yang dinyatakan tidak layak pakai berdasarkan hasil uji ketahanan bangunan oleh Universitas Muhammadiyah.

Kadis Disperindag Lombok Barat, H. Maksum, menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk menciptakan pasar yang lebih aman dan layak digunakan. “Kami ingin memastikan proses ini berjalan lancar demi kenyamanan pedagang dan pengunjung,” ujar H. Maksum.

Sebagai persiapan, Disperindag telah mengundang pedagang yang terdampak untuk mengikuti sosialisasi relokasi sementara. Sebanyak 22 lokasi di area belakang pasar telah disiapkan sebagai tempat berjualan selama proses renovasi berlangsung. H. Maksum meminta para pedagang mendukung proses ini. “Kami harap para pedagang bersabar selama lima hingga enam bulan ke depan,” imbuhnya.

Proses tender proyek direncanakan berlangsung pada Maret 2025, dengan pembongkaran dimulai April. Proyek ini ditargetkan rampung pada September 2025, sehingga pedagang dapat kembali menempati lokasi baru dengan fasilitas yang lebih baik. Anggaran sebesar Rp 800 juta dari APBD murni telah dialokasikan untuk proyek ini.

Selain renovasi bangunan, Disperindag Lombok Barat juga memprioritaskan optimalisasi sistem drainase guna mengatasi masalah genangan air yang sering terjadi saat musim hujan. Rencana ini mencakup perbaikan parit di sisi utara pasar agar aliran air dapat langsung diarahkan keluar area perdagangan, sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas di dalam pasar.

Selain itu, verifikasi status lahan pasar dilakukan untuk memastikan penggunaan sesuai aturan. Upaya ini dilakukan bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) guna memperjelas batas wilayah pasar.

H. Maksum menutup dengan harapan besar bahwa revitalisasi ini akan meningkatkan kenyamanan dan mendukung kegiatan ekonomi di Lombok Barat. “Kami berkomitmen menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih baik untuk semua,” pungkasnya. (sahri)

Related posts

Karman BM adalah Kandidat Potensial Pilkada Mataram 2024 dengan Visi ‘Mataram Gemilang’

MataramJurnal

PW IPA NTB Kecam Upaya Kudeta Organisasi oleh Sekretaris Umum PW IPA Sumut

MataramJurnal

DPRD Mataram: Aturan Khusus untuk Masyarakat Lokal di Sektor Pariwisata Sangat Diperlukan

MataramJurnal

Leave a Comment